KISAH PERJUANGAN EXO

perjuangan para member exo dalam mencapai debut sangat lah sulit, mereka harus mencoba untuk bertahan, agar mereka dapat di pilih untuk debut. berikut perjuangan para member exo :
EXO (Boy Band)
Negara           :           Korea Selatan – Cina
Label              :           SM Entertainment
Debut             :           08 April 2012
Genre             :           K-pop, Mandopop, Pop, dan Dance-pop
Nama fans     :           EXO-L
  1. EXO-K (Korea)
Suho, Baekhyun, Chanyeol, D.O, Kai, Sehun.
EXO-K
  1. EXO-M (Mandarin)
Kris, Xiumin, Luhan, Lay, Chen, Tao
EXO-M
Sebelum debut :
SM Entertainment adalah perusahaan musik pop terbaik. Itulah yang menyebabkan menjadi trainee di sana tidaklah mudah. Dan setelah beruntung menjadi trainee, itu bukan akhirnya. Kalian tidak bisa menghindari persaingan ketat di antara para kandidat lain. Kalian harus menonjolkan diri kalian. Sebenarnya sebelum debut, banyak air mata yang tercurah.
S.M._Entertainment_logo.svg
Lahir sebagai bintang tak semudah membalikkan telapak tangan. Keduabelas pemuda ini telah melalui banyak hal sulit sebelumnya. Suho, leader EXO-K sebelum debut telah menjalani masa-masa pelatihan selama 7 tahun, ia masuk menjadi trainee SM sejak dirinya duduk di bangku menengah pertama dan mulai debut diumurnya yang menginjak 21 tahun.
“Tentu saja, jika kami berkata bahwa masa training kami tidak sulit, kami berbohong. Kami juga merasa sangat takut. Bukankah senior kami di SM membuka lebar jalan untuk K-Pop? Bagaimana jika kami tidak bisa mengikutinya dengan baik? Bagaimana jika kami tidak lebih baik dari harapan orang-orang? Kami sangat tertekan. Itulah mengapa kami berlatih lebih keras, saya pikir kami dapat berjalan dengan mulus tanpa menyimpang” (Suho)

Rata-ratanya adalah 3 tahun 6 bulan. Ini adalah masa training yang dilalui EXO untuk debut. Masing-masing member menjalani kehidupan sebagai trainee tanpa dijanjikan apa pun dari 1 tahun ke yang paling lama 7 tahun. Ada begitu banyak kesulitan. Ada trainee yang pernah debut sebelum bergabung dengan mereka, ada yang gagal di ambang masa debut. Ada banyak moment di mana mereka ingin menyerah. Tetapi mereka tidak berhenti dan melanjutkan mimpi mereka.
“Saya dilatih selama 7 tahun di SM. Tentu saja itu adalah penantian panjang. Kami mempersiapkan diri 15 jam sehari selama 7 tahun. Terkadang saya iri kepada teman-teman yang baru bergabung setelah saya tetapi mereka debut lebih dulu. Tetapi saya memiliki mimpi dan tidak menyerah. Bukannya perasaan sakit, melainkan melihat ke diri saya sendirilah yang membantu saya. Hasilnya, itu menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan saya secara internal maupun eksternal.” (Suho)
Suho Predebut
Hingga EXO debut, mereka menjalani kehidupan yang lebih keras dari penyanyi profesional. Setiap hari, selepas matahari terbenam, mereka datang ke perusahaan (kantor SM) dan pulang saat embun fajar menetes. Selain makan, mereka berlatih menyanyi dan menari selama setengah hari. Tahap ini hanya dialami mereka yang menyadari bahwa bahkan sebelum debut ada persaingan yang sengit.
“Sejujurnya, aku selalu berakhir ditolak oleh agensi di mana aku mengikuti audisi. Aku sempat berpikir untuk menyerah dan melanjutkan utuk ke perguruan tinggi. Tapi saat aku sedang berlatih untuk audisi masuk perguruan tinggi seni, karena sebuah keberuntungan, seorang perwakilan SM ada di sekitar sekolah tersebut. Ia mungkin mendengarku berlatih menyanyi di depan gerbang sekolah dan langsung memintaku bergabung dengan SM.” ( Baekhyun)
Kebahagiaan Baekhyun karena diterima di audisi SM tak berlangsung lama. Ia sadar banyak trainee SM yang berbakat, tampan, dan punya skill musik yang melebihi dirinya. Ini membuatnya harus bekerja ekstra keras agar bisa memiliki skill yang setara dengan trainee lainnya.
BAEKHYUN PREDEBUT
“Ketika aku datang pertama kalinya sebagai trainee,aku merasa ada dinding besar antara skill yang aku miliki dengan trainee lainnya. Aku berada di posisi dimana aku harus bekerja lebih keras dari yang lainnya.” (Baekhyun)
EXO Predebut
“Kami tiba pukul 11AM di perusahaan dan mulai berlatih. Kami biasanya selesai pukul 3~4AM. Pertama-tama, kami menerima kelas menyanyi dan menari dengan jadwal tetap. Sisa waktunya kami gunakan untuk berlatih sendiri. Kami menghabiskan sekitar satu jam untuk makan siang dan makan malam, jadi kami berlatih sekitar 15 jam. Tanpa dipaksa oleh siapapun, kami melakukan ini.” (Chanyeol)
Ada juga D.O, anggota EXO-K yang menempati posisi vokalis utama ini sebelumnya telah menghabisi banyak waktu di luar untuk mengambil kegiatan les vokal sebelum ia menjadi bagian dari SM Entertainment. Dan hal serupa juga terjadi di sub unit EXO-M. Siapa sangka, anggota termuda di EXO-M, Tao, sebelum dirinya muncul di depan khalayak ramai sebagai bagian dari sebuah grup idola, Tao pernah bekerja di sebuah kedai kopi dan sudah biasa hidup jauh dari rumah, ia juga mahir dalam beladiri China, Wushu.
Saat Debut : 
Satu bulan setelah debut. Saat itu mereka adalah satu-satunya rookie yang menginjakkan kaki di industri musik dimana sebelum semuanya terbayar. Segala usaha yang mereka curahkan, kesabaran dan hasrat yang lebih besar dari siapapun.
EXO-K EXO-M
Kegugupan pada penampilan pertama, bukannya mengharukan, melainkan membawa kekecewaan.

Menempuh segala kesulitan itu, 6 member menjadi satu grup. Dan setelah berlatih bersama selama setahun, mereka mendapatkan nama ‘EXO-K’ dan dapat debut. Di penghujung masa promosi 100 hari, mereka pun debut dengan saudaranya ‘EXO-M’ yang memiliki beberapa member orang China, mereka melangsungkan showcase besar di Korea’s Olympic Park dan di China’s School of International Business and Economics.
“Selama masa promosi 100 hari dan selama showcase di Olympic Park, kami mendapatkan kebahagiaan yang sangat luar biasa yang tidak dapat kalian bayangkan, memikirkan bahwa itu adalah benar-benar debut rookie kami. Itu adalah debut yang menyenangkan, kami bahkan bertanya apakah kami layak menerima semua ini. Menari dan menyanyi di depan penggemar yang mendukung kami… Kami sangat senang reaksi yang kami dapat sebaik yang kami harapkan, itu adalah moment yang mengharukan.” (D.O)
Tetapi kegembiraan ini tidak berlanjut. Setelah melangsungkan panggung debut resmi mereka pada tanggal 8 April di SBS-TV ‘Inkigayo’, ‘EXO-K’ kembali kepada tujuan utama mereka. Menyesuaikan diri dengan kamera, harus menari dengan selaras, dan memberikan penampilan yang mantap tidaklah mudah. Mereka berlatih untuk meningkatkan sebaik mungkin karena kekecewaan mereka terhadap penampilan pertama mereka.
“Penampilan siaran langsung pertama kami tidak mudah. Awalnya kami berusaha mencari in-ear, kami juga tertekan untuk tampil secara live. Mengikuti kamera juga sulit. Kami kecewa karena kami tidak dapat menunjukkan kemampuan yang telah kami latih. Mulai saat itu, kami berlatih dengan lebih membara. Selain jadwal yang kami miliki, kami menggunakan banyak waktu untuk latihan dan memantaunya.” (Baekhyun)
Dengan maksud tersebut, lagu debut mereka ‘MAMA’ merupakan sebuah lagu yang menunjukkan talenta terbaik EXO. Lagu ini memiliki suara keagungan, penampilan yang kuat, dan bahkan lirik yang mengkritik masyarakat, ini tidak mudah dibuat oleh siapa pun. Mereka berharap para fans dapat membagi perasaan mereka saat mendengarkan liriknya dan melihat koreografi spesialnya.
“Kami tidak hanya mengucapkan liriknya, peran seorang penyanyi adalah menyampaikan sebuah pesan. Generasi kami seharusnya dapat berbagi perasaan dengan lirik lagu ini yang mengkritik dunia digital. Pada chorus, kami memiliki dance step di mana kami dengan cepat berhenti, ini adalah pertama kalinya digunakan di Korea, sebuah trend yang datang dari Chicago bernama dubstep. Saya harap suara keagungan ini dapat menyentuh hati para penggemar juga.”(Kai)
Saat wawancara berakhir, para member ‘EXO-K’ berkata :
“Belum begitu lama sejak penampilan pertama kami, tetapi kami sangat bersyukur kalian telah memberi kami begitu banyak perhatian dan cinta. Kami akan bekerja lebih keras untuk untuk membayar kalian. Kami akan bekerja hingga ‘EXO’ dikenal tidak hanya di Korea, melainkan di seluruh dunia. Mohon perhatikan kami selalu!”
Setelah Debut dan Mencapai Kesuksesan
EXO
Debut dengan lagu “MAMA” pada awal 2012, kini EXO memiliki tempat tersendiri dihati para penggemar K-pop. Walau tahun2014 merupakan puncak kesuksesan, mereka juga sempat turun karena 2 member Cina (EXO-M) menyerah (keluar). Mereka sangat terpuruk karena seminggu sebelum berita itu mereka harus menyelesaikan tur luar negeri pertama mereka di berbagai Negara termasuk Indonesia. Akhirnya tur itu terpaksa dilakukan tidak dengan 12 member secara utuh.
Tahun 2014 adalah tahun tergelap EXO, namun mereka berjanji akan terus memberikan yang terbaik hingga akhirnya pada desember 2014 mereka meraup 4 trofi MAMA 2014 dalam semalam. “Artis of the Year”, “Best Male Group”, “Album of the Year”, “Best Asian Style”.
EXO win !
“Sebagai anggota EXO saya merasa terhormat menerima ini. Dan juga sebagai member Cina saya merasa bangga. Saya ingin berbagi penghargaan ini dengan siapa saja yang sudah mendukung, mencintai dan yang tetap berada disamping kami. Tahun 2014 terdapat banyak hal gelap (hitam) untuk EXO. Tapi berawal dari panggung MAMA ini akan ada definisi baru dari warna itu. Kalian harus tau, aku percaya tahun 2015 akan menjadi tahun yang penuh warna! Terimakasih sudah memberi kami penghargaan ini.” (Lay)
“Saat aku mendengar teriakan fans, aku jadi merinding dan lupa betapa lelahnya aku.”(Baekhyun)
Main Idola “Kai-EXO”
Kim Jongin
Kai berbagi pengalamannya ketika menjadi trainee
 “Aku mungkin menghabiskan lebih dari 10.000 jam berlatih. Sebagai trainee, aku selalu berlatih, kecuali sesuatu yang istimewa datang,” kata Kai.
 “Bahkan selama ‘thanksgiving’ atau liburan Korea lainnya, aku datang ke ruang latihan. Aku adalah orang pertama yang tiba dan yang terakhir pulang. Aku rasa aku tidak pernah melihat orang pulang lebih lambat dariku pada waktu itu. “
Bahkan setelah memulai debutnya, Kai sering datang ke studio dance sendiri untuk menyempurnakan gerakan dance-nya, dan otot-nya secara konsisten dibentuk untuk menyempurnakan dalam melakukan gerakan dance tertentu.
“Waktu yang aku habiskan di ruang latihan berjalan lebih dari 10.000 jam. Mungkin sudah lebih dari 20.000, “tambah Kai.
 “Jika kalian bekerja keras selama lebih dari 10.000 jam di bidang tersebut, kalian dapat mencapai tujuan.”
 Dan itu terbukti, pada tahun 2014 Kai terpilih menjadi Dancer terbaik Korea setelah Taeyang Big Bang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

lirik lagu " Be With You " AKMU

NCT DREAM BIODATA, FOTO, FAKTA LENGKAP

"AGE OF YOUTH 2" segera tamat. para netter kecewa.